Misteri Tari Bedhaya KETAWANG
Posted byBedhaya Ketawang menggambarkan lambang cinta birahi Kanjeng Ratu Kidul pada Sinuhun Panembahan Senopati.
Segala gerakannya melukiskan bujuk rayu dan cumbu birahi, tetapi selalu
dielakkan oleh sang Panembahan. Maka Kanjeng Ratu Kidul lalu memohon
agar Sinuhun tidak pulang dan menetap di samudera dasar lautan. Sinuhun
tidak mau menuruti kehendak Sang Ratu, karena masih ingin mencapai
"sangkan paran", namun beliau masih mau memperistri Kanjeng Ratu Kidul,
turun temurun. Sehingga siapa saja raja yang bertahta atas Jawa otomatis
akan beristri Kanjeng Ratu Kidul. Sebaliknya bahkan Kanjeng Ratu Kidul
yang diminta datang ke daratan untuk mengajarkan tarian Bedhaya Ketawang
pada penari-penari kesayangan Sinuhun
Bedhaya Ketawang adalah tarian ritual agung yang diciptakan oleh ratunya seluruh makhluk halus pulau Jawa. Konon, pada setiap kali Bedhaya Ketawang ditarikan, sang pencipta selalu hadir, ikut menari. Tidak setiap orang dapat melihatnya, hanya bagi mereka yang peka saja Sang Ratu menampakkan diri.
Tak heran jika kemudian muncul aturan ketat bagi seluruh orang yang terlibat dalam pergelaran ini baik pada masa-masa latihan maupun pada waktu pergelaran. Salah satunya, pada setiap latihan yang diadakan pada hari-hari Anggara Kasih (Selasa Kliwon) setiap penari dan semua pemain gamelan beserta suarawatinya harus selalu dalam keadaan suci (tidak sedang haid).
Aturan ini diberlakukan ketat lantaran mereka akan bersentuhan langsung dengan sang pencipta tarian. Bahkan, menurut orang yang percaya, Kanjeng Ratu Kidul sendiri yang datang akan turun membetulkan apabila ada gerakan tari yang salah.

0 komentar:
Posting Komentar